Beranda Kamis, 1 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Saham Bisa Turun hingga Rp1, Investor Diingatkan tak Terjebak Harga Nominal

Kamis, 1 Oktober 2026, 17:14 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Perubahan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1 memperluas mekanisme pasar dalam menentukan harga secara lebih natural, namun juga meningkatkan volatilitas terutama pada saham dengan fundamental lemah. Investor diperingatkan untuk tidak menilai saham murah hanya dari harga nominal yang rendah, melainkan perlu memperhatikan valuasi perusahaan, kinerja keuangan, serta prospek bisnis. Perubahan Rp1 pada saham berharga rendah menghasilkan fluktuasi persentase yang sangat besar sehingga peluang keuntungan setinggi risiko kerugiannya.

Poin-Poin Utama

  • Batas minimum harga saham berubah dari Rp50 menjadi Rp1.
  • Perubahan batas minimum membuka ruang lebih besar bagi mekanisme pasar.
  • Hendra Wardana adalah pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor.
  • Proses price discovery menjadi lebih leluasa setelah batas minimum diturunkan.
  • Saham di level Rp50 tidak dapat turun nominal meski tekanan jual berlanjut.
  • Kebijakan baru berpotensi meningkatkan volatilitas pada saham tertentu.
  • Emiten dengan fundamental lemah, likuiditas rendah, atau kinerja memburuk lebih berisiko.
  • Investor perlu melihat valuasi perusahaan, bukan sekadar harga per lembar saham.
  • Faktor penting meliputi kapitalisasi pasar, jumlah saham beredar, kinerja keuangan, aset, utang, arus kas, dan prospek bisnis.
  • Saham yang turun dari Rp50 menjadi Rp1 mengalami penurunan nilai sebesar 98 persen.
  • Outflow asing secara year to date mencapai sekitar Rp107 triliun.
  • Saham volatilitas tinggi dan likuiditas rendah memerlukan perhatian khusus investor.
  • GOTO mendapat ruang bagi pasar untuk menguji kekuatan permintaan di bawah level Rp50.
  • Pada saham likuiditas terbatas seperti ABBA, ada risiko kesulitan menjual pada harga yang diinginkan.
  • Perubahan Rp1 pada saham berharga rendah menghasilkan perubahan persentase yang sangat besar.
Tagar Terkait
#bei#harga saham#volatilitas#investor#mekanisme pasar#price discovery
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya