Beranda Jumat, 2 Oktober 2026

!online

Politik Netral

Aturan Ruwet Dipangkas, RI Bebas Impor 7 Pangan Utama di Era Prabowo

Jumat, 2 Oktober 2026, 19:07 WIB Sumber: DetikNews
Ukuran:

Indonesia berhasil menghentikan impor tujuh komoditas pangan utama di era Presiden Prabowo setelah Mensko Pangan Zulkifli Hasan memangkas ratusan aturan ruwet yang menghambat produksi nasional, termasuk penyederhanaan aturan pupuk dari 145 menjadi 3 aturan yang meningkatkan penyerapan pupuk dari 6 juta ton menjadi 9,5 juta ton. Langkah strategis ini membuahkan hasil nyata dengan berubahnya status Indonesia dari pengimpor menjadi negara yang surplus beras sebesar 4,2 juta ton pada 2025, setelah sebelumnya mengimpor 4,5 juta ton pada 2024. Upaya ini diperkuat dengan memfokuskan desa sebagai pusat ketahanan pangan nasional melalui program 12 aksi bangun desa.

Poin-Poin Utama

  • Indonesia berhasil menghentikan impor tujuh komoditas pangan utama di era Presiden Prabowo Subianto.
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan memangkas ratusan aturan yang menghambat produksi nasional.
  • Terdapat 145 aturan yang mengatur distribusi pupuk dan menghambat penyerapan di tingkat petani.
  • Penyerapan pupuk nasional pada 2024 hanya mencapai 6 juta ton.
  • Aturan distribusi pupuk dipangkas drastis dari 145 menjadi 3 aturan.
  • Penyerapan pupuk nasional pada 2025 meningkat menjadi 9,5 juta ton.
  • Harga gabah petani dinaikkan dari Rp5.500 dengan kadar air 14% menjadi Rp6.500 tanpa syarat kadar air.
  • Indonesia membukukan surplus beras sebesar 4,2 juta ton pada 2025.
  • Indonesia mengimpor 4,5 juta ton beras pada 2024.
  • Pembangunan irigasi sebelumnya terhambat tumpang tindih kewenangan antara bupati dan gubernur.
  • Revisi Perpres memungkinkan pemerintah pusat menangani perbaikan irigasi secara langsung.
  • Mendes PDT Yandri Susanto membuat program 12 aksi bangun desa.
  • Program 12 aksi bangun desa mencakup Kopdes, BUMDes, Desa Ekspor, dan Desa Tematik.
  • Desa difokuskan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan penyangga ketahanan pangan nasional.
  • Mentri Desa Yandri Susanto memperingatkan bahaya urbanisasi jika potensi ekonomi desa terabaikan.
Tagar Terkait
#prabowo subianto#pertanian#zulkifli hasan#irigasi#swasembada pangan#impor pangan#harga gabah#pupuk
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya