TNI Tindak Kelompok Bersenjata di Maybrat, Dua Orang Tewas
OPM Kodap Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, yang menyebabkan dua anggota kelompok tewas. Personel gabungan berhasil menyita satu pucuk senjata api revolver, sepuluh butir amunisi, handy talkie, bendera bintang kejora, dan perlengkapan pendukung lainnya. Panglima Koops TNI Habema menegaskan bahwa setiap tindakan operasi tetap berpedoman pada nilai kemanusiaan dan prosedur yang berlaku.
Poin-Poin Utama
- Koops TNI Habema menindak kelompok bersenjata di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada 3 Oktober 2026.
- Dua anggota TPNPB-OPM bernama Arso Aisnak dan Yohanes Ky tewas dalam penindakan tersebut.
- Operasi dilakukan oleh Satuan Tugas Rajawali V dan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif 9 Marinir di Distrik Aifat Selatan.
- Kelompok ini diidentifikasi sebagai TPNPB-OPM Komando Daerah Pertahanan Sorong Raya yang dipimpin oleh Manfred Fatem.
- Personel gabungan menyita satu pucuk senjata api revolver, sepuluh butir amunisi, handy talkie, bendera bintang kejora, serta perlengkapan pendukung lainnya.
- Panglima Koops TNI Habema Brigadir Jenderal Riyanto menegaskan kemanusiaan sebagai pedoman utama dalam operasi.
- Penindakan bermula dari deteksi aktivitas kelompok Manfred Fatem saat patroli penguasaan wilayah.
- Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menyebut dua anggota kelompoknya hilang dalam serangan di Kampung Susumuk.
- Pada 22 Maret 2026, dua prajurit Marinir bernama Pratu Andi Suvio dan Pratu Elki Saputra tewas dalam kontak tembak dengan kelompok Manfred Fatem di Distrik Kampung Sori.
- Pada 25 September 2026, Koops TNI Habema melakukan penindakan di Kabupaten Intan Jaya dan empat anggota TPNPB-OPM kelompok Aibon Kogoya tewas.
- Pada 1 Oktober 2026, Sabtu Damai Cartenz dan Polri Yahukimo menggerebek markas kelompok TPNPB-OPM Batalyon Eden Sawi di Distrik Dekai.
- Empat anggota TPNPB-OPM Batalyon Eden Sawi pimpinan Habis Nare tewas ditembak dalam penggerebekan di Yahukimo.
- Enam orang berinisial BK, PM, DH, NJK, PA, dan AS ditangkap dalam operasi penggerebekan di Yahukimo.
- Kelompok Manfred Fatem sebelumnya tercatat melakukan kontak tembak dengan aparat pada Maret 2026 di Distrik Aifat Selatan.
- TPNPB-OPM mengklaim memiliki satu anggota tewas dan merampas dua pucuk senjata api beserta puluhan amunisi dalam kontak tembak Maret 2026.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.