Kemarau Panjang, 17 Desa di Majalengka Krisis Air Bersih dan Karhutla Melonjak
Sebanyak 17 desa di 11 kecamatan Kabupaten Majalengka mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau panjang dan bergantung pada bantuan dari BPBD yang telah menyalurkan sekitar 438.000 liter air bersih dengan sinergi bersama PDAM, Polkres, Kodam, dan PMI. Selain krisis air bersih, kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Majalengka juga meningkat menjadi 28 kejadian pada September 2026 dibandingkan 23 kejadian pada bulan sebelumnya, sehingga BPBD bersama TNI dan pemerintah kecamatan terus melakukan penyuluhan kewaspadaan karhutla kepada masyarakat.
Poin-Poin Utama
- 17 desa di 11 kecamatan Kabupaten Majalengka mengalami krisis air bersih.
- BPBD Kabupaten Majalengka mendistribusikan air bersih secara rutin ke wilayah terdampak.
- BPBD berkoordinasi dengan PDAM, Polkres, Kodam, dan PMI untuk distribusi air bersih.
- Penata Penanggulangan Bencana Ahli Pertama Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Majalengka bernama Wawan Suryawan.
- 438.000 liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat hingga 4 Oktober 2026.
- Desa yang terdampak krisis air bersih meliputi Bantrangsana, Baribis, Bongas Kulon, Cibodas, dan Cijati.
- Desa yang terdampak juga meliputi Cipaku, Cisambeng, Girimukti, Heuleut, dan Leuwimunding.
- Desa yang terdampak meliputi Liangjulang, Lojikobong, Munjul, Palasah, dan Sukajadi.
- Desa yang terdampak meliputi Sumberjaya dan Surawangi.
- Hujan sudah mulai turun di sejumlah daerah Majalengka namun dengan intensitas rendah.
- September 2026 mencatat 28 kejadian kebakaran hutan dan lahan.
- Jumlah kejadian karhutla pada September 2026 meningkat dibandingkan 23 kejadian pada Agustus 2026.
- Karhutla mendominasi kejadian kebencanaan di Kabupaten Majalengka pada September 2026.
- BPBD bekerja sama dengan TNI, Polkris, Satpol PP, dan pemerintah kecamatan melakukan penyuluhan karhutla.
- Kesadaran masyarakat terhadap pencegahan karhutla di Kabupaten Majalengka masih kurang.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.