Seperti Klise Foto! Gambar Galaksi M83 Ungkap Sisi Lain Alam Semesta
Galaksi spiral Messier 83 terlihat sangat berbeda ketika diamati melalui panjang gelombang submilimeter dibandingkan cahaya tampak. Citra cahaya tampak menonjolkan miliaran bintang dan lengan spiral, sedangkan pengamatan submilimeter dari fasilitas ALMA mengungkap emisi gas dan debu dingin yang menjadi bahan bakar pembentukan bintang baru. Perbandingan citra dari berbagai panjang gelombang ini membantu para astronom memetakan lokasi pembentukan bintang dan memahami evolusi galaksi spiral secara lebih menyeluruh.
Poin-Poin Utama
- Galaksi spiral Messier 83 (M83) ditampilkan dalam dua sudut pandang berbeda.
- Citra kiri menggunakan panjang gelombang submilimeter, citra kanan menggunakan cahaya tampak.
- Pengamatan submilimeter dilakukan menggunakan fasilitas observatorium ALMA di gurun Atacama.
- ALMA merupakan kolaborasi internasional antara ESO, NAOJ, dan NRAO.
- Cahaya tampak menampilkan kilauan miliaran bintang di Galaksi M83.
- Cahaya tampak juga menampilkan lengan-lengan spiral yang bercahaya terang.
- Panjang gelombang submilimeter mengungkap emisi gumpalan debu dan gas dingin.
- Gas dan debu dingin menjadi bahan baku utama pembentukkan bintang baru.
- Jalur debu pekat yang gelap dalam cahaya tampak justru memancarkan cahaya pada panjang gelombang submilimeter.
- Perbedaan tampilan menyerupai efek negatif pada film foto.
- Perbandingan citra dari berbagai panjang gelombang membantu memetakan lokasi pembentukkan bintang baru.
- Metode ini meningkatkan akurasi dalam memahami distribusi materi antarbintang.
- Kombinasi data observasi mendukung pengungkapan proses evolusi galaksi spiral secara lebih menyeluruh.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.