Krisis BBM Guncang Dunia, IEA Percepat Pelepasan 100 Juta Barel Cadangan Minyak
Kenaikan harga bahan bakar minyak, khususnya diesel yang menembus rekor tertinggi, memaksa Badan Energi Internasional (IEA) mempercepat pelepasan 100 juta barel cadangan minyak dan memprioritaskan pasokan diesel secara masif untuk mengatasi kelangkaan global. Krisis ini dipicu oleh eskalasi Perang Iran yang melumpuhkan kilang serta jalur tanker internasional, sehingga mengganggu rantai pasok secara menyeluruh. Kesepakatan tingkat tinggi negara-negara G7 yang didukung tekanan keras Presiden AS Donald Trump semakin mengokohkan langkah darurat tersebut agar rampung secepat mungkin.
Poin-Poin Utama
- Harga diesel mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah di berbagai belahan dunia.
- IEA menyepakati pelepasan 100 juta barel cadangan minyak mentah secara accelerate.
- IEA memprioritaskan pelepasan stok BBM jenis diesel secara masif.
- Kelangkaan BBM dipicu oleh eskalasi Perang Iran yang melumpuhkan kilang dan jalur tanker internasional.
- Negara-negara G7 sepakat mengambil langkah darurat terkait krisis BBM pada Jumat pekan lalu.
- Anggota G7 meliputi Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Kanada.
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam melarang total ekspor diesel dari Amerika Serikat.
- Trump menuntut negara-negara sekutu menggelontorkan pasokan bahan bakar ke pasar global.
- Negara anggota IEA menyatakan dukungan penuh untuk mempercepat pelepasan stok minyak.
- Pelepasan stok minyak telah diumumkan sejak Maret 2026.
- Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol menyampaikan pernyataan terkait dukungan negara anggota.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.