Krisis Air Bersih Meluas di Tasikmalaya, 97.683 Jiwa Terdampak Kekeringan
Krisis air bersih akibat fenomena El Nino meluas di Kota Tasikmalaya, impacting 97.683 jiwa atau 31.128 Kepala Keluarga di 49 kelurahan dari 10 kecamatan. BPBD Kota Tasikmalaya mendistribusikan air bersih gratis hingga 2.042.000 liter ke 224 titik untuk memenuhi kebutuhan minum, masak, cuci, dan wudlu warga. Warga bahkan ada yang hanya bergantung pada bantuan selama 6 bulan akibat sumur mereka kering.
Poin-Poin Utama
- Krisis air bersih terdampak pada 97.683 jiwa di Kota Tasikmalaya.
- Sebanyak 31.128 Kepala Keluarga terdampak kekeringan.
- 49 kelurahan dari total 69 kelurahan terdampak kekeringan.
- Kekeringan melanda 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya.
- BPBD mendistribusikan air bersih di 224 titik distribusi.
- Total air bersih yang didistribusikan mencapai 2.042.000 liter.
- Pendistribusian air bersih dilakukan setiap hari.
- Setengah warga Kota Tasikmalaya mengandalkan bantuan air bersih.
- BPBD dibantu berbagai pihak dalam pendistribusian air bersih.
- Distribusi air mencakup pelosok perkampungan, pondok, rumah sakit, sekolah, dan perkantoran.
- Sumur warga mengalami kekeringan sejak beberapa bulan terakhir.
- Warga menggunakan air bantuan untuk minum, memasak, mencuci, berwudhu, dan buang air.
- Bantuan air bersih hanya cukup untuk kebutuhan mandi dan berwudhu.
- Sebagian warga membeli air galon untuk mencukupi kebutuhan air bersih.
- Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Budi Martanova mengumumkan kondisi tersebut pada 8 Oktober 2026.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.