Bulog telah serap 4,11 juta ton beras petani
Bulog telah menyerap 4,11 juta ton beras petani hingga awal Oktober 2026, melampaui target pemerintah sebesar 4 juta ton dan memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah Bulog. Capaian ini melampaui penyerapan tahun 2025 sebesar 3,19 juta ton dan tertinggi sebelumnya pada 2012 sebesar 3,65 juta ton, yang terwujud berkat kerja sama Bulog dengan TNI, Polri, dan para petani dalam mengoptimalkan instrumen pengadaan serta penyerapan di momen awal panen untuk menjaga harga gabah di tingkat petani.
Poin-Poin Utama
- Bulog menyerap 4,11 juta ton beras petani hingga awal Oktober 2026.
- Target penyerapan gabah setara beras pemerintah tahun 2026 sebesar 4 juta ton.
- Realisasi penyerapan hingga 8 Oktober 2026 mencapai 102 persen dari target.
- Penyerapan tahun 2025 tercatat 3,19 juta ton.
- Rekor penyerapan tertinggi sebelumnya terjadi pada 2012 sebesar 3,65 juta ton.
- Capaian 4,11 juta ton memecahkan rekor tertinggi sepanjang Bulog berdiri.
- Penyerapan melibatkan kerja sama Bulog, TNI, dan Polri.
- Bulog mengoptimalkan penguatan jaringan pembelian di tingkat produksi.
- Bulog meningkatkan kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan.
- Penyerapan dilakukan pada momentum awal panen untuk menjaga harga gabah di tingkat petani.
- Capaian ini menjadi kado dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
- Presiden Prabowo berkomitmen terhadap swasembada pangan berkelanjutan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.