Korut tembakan dua proyektil diduga rudal balistik ke Laut Jepang
Korea Utara menembakkan dua proyektil yang diduga rudal balistik ke Laut Jepang pada Senin, dengan proyektil kemungkinan jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi memerintahkan instansi pemerintah memaksimalkan pengumpulan dan analisis informasi serta memastikan keselamatan navigasi. Peluncuran tersebut merupakan tindak lanjut setelah Korea Utara menembakkan rudal balistik pada 3 Oktober, yang dijelaskan Kim Yo Jong sebagai rudal strategis jarak menengah dengan lintasan tidak beraturan.
Poin-Poin Utama
- Korea Utara menembakkan dua proyektil ke Laut Jepang pada Senin.
- Kementerian Pertahanan Jepang mengonfirmasi peluncuran tersebut.
- Proyektil kemungkinan jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.
- Korea Selatan mengonfirmasi peluncuran melalui Kepala Staf Gabungan.
- Proyektil ditembakkan ke perairan lepas pantai timur Korea Utara.
- Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi memerintahkan pengumpulan informasi.
- Instansi pemerintah Jepang diinstruksikan menganalisis informasi peristiwa.
- Penyampaian informasi kepada publik harus dilakukan secara cepat dan akurat.
- Keselamatan navigasi di laut dan wilayah udara harus dijamin.
- Peluncuran terjadi setelah uji coba rudal balistik pada tanggal 3 Oktober.
- Kim Yo Jong mengatakan proyektil merupakan rudal strategis jarak menengah.
- Rudal mampu terbang dengan lintasan tidak beraturan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.