Beranda Selasa, 13 Oktober 2026

!online

Politik Netral

Konflik dengan Arab Saudi Memanas, Houthi Wanti-wanti AS Tak Ikut Campur

Selasa, 13 Oktober 2026, 06:11 WIB Sumber: DetikNews Dibaca 8 kali
Ukuran:

Konflik antara kelompok Houthi Yaman dengan Arab Saudi semakin memanas, di mana Houthi memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak ikut campur dalam perang saudara Yaman. Permintaan tersebut menyusul serangan mematikan Houthi terhadap fasilitas minyak dan transportasi Saudi, termasuk serangan di Bandara King Khalid Riyadh yang menewaskan belasan orang. Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan serangan Saudi terhadap Houthi sebagai respons terhadap serangan tersebut.

Poin-Poin Utama

  • Konflik antara kelompok Houthi dengan Arab Saudi semakin intens.
  • Houthi meminta Amerika Serikat tidak terlibat dalam perang di Yaman.
  • Arab Saudi meminta bantuan AS untuk menghadapi Houthi.
  • Perang saudara di Yaman melibatkan koalisi militer pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah sah.
  • Kelompok Houthi yang didukung Iran melawan koalisi Saudi.
  • Konflik kembali memanas sejak bulan Juli.
  • Houthi menargetkan fasilitas minyak, kapal tanker, dan pusat transportasi Saudi.
  • Serangan di bandara Riyadh menewaskan 13 orang.
  • Trump menyatakan AS sedang mempertimbangkan bergabung dalam serangan Saudi terhadap Houthi.
  • Mohammed Al Bukhaiti, anggota biro politik Houthi, memperingatkan agar karyawan menjauhi fasilitas minyak dan bandara Saudi.
  • Houthi mengancam akan memberikan respons cepat dan menyakitkan jika AS terlibat.
  • Trump membuka peluang AS bergabung dengan Arab Saudi untuk menyerang Houthi.
  • Serangan di Bandara Internasional King Khalid pada 10 Oktober menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya.
  • Trump mengatakan AS akan membuat keputusan bergerak sangat cepat setelah serangan terbaru.
Tagar Terkait
#amerika serikat#arab saudi#houthi#yaman#konflik#perang
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya