Beranda Rabu, 7 Oktober 2026

!online

Peristiwa Netral

Ada Demo Depan DPR Hari Ini, Pengendara Diimbau Cari Rute Lain

Selasa, 6 Oktober 2026, 11:11 WIB Sumber: Liputan6 Dibaca 15 kali
Ukuran:

Sebanyak 11.262 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Pengamanan Dalam Negeri DPR dikerahkan untuk mengamankan aksi demo Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia di depan Gedung DPR/MPR pada 6 Oktober 2026 dengan perkiraan 6.000 peserta. Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional dan melarang personel membawa senjata api maupun senjata tajam, dengan pendekatan yang persuasif dan humanis. Masyarakat diimbau mencari alternatif rute lainnya mengingat potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi demo pada 6 hingga 8 Oktober 2026.

Poin-Poin Utama

  • Demo Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia berlangsung di depan Gedung DPR/MPR pada 6 Oktober 2026.
  • Sekitar 6.000 peserta diperkirakan hadir dalam aksi demonstrasi tersebut.
  • Sebanyak 11.262 personel gabungan diturunkan untuk mengamankan aksi demo.
  • Personel gabungan terdiri dari Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Raya, Tentara Nasional Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Pengamanan Dalam Negeri DPR.
  • Penempatan personel dilakukan di kawasan Gedung DPR/MPR, titik-titik penyangga, jalur pergerakan peserta, serta lokasi yang membutuhkan pelayanan kepolisian.
  • Seluruh personel dilarang membawa senjata api, senjata tajam, maupun benda sejenis.
  • Petugas selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis sesuai standar operasional prosedur.
  • Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
  • Masyarakat diimbau mencari alternatif rute untuk mengantisipasi potensi kemacetan.
  • Imbauan berlaku pada 6 hingga 8 Oktober 2026 mulai pukul 10.00 hingga selesai.
  • Polisi juga melakukan pengamanan di lokasi kegiatan masyarakat lainnya seperti kompetisi olahraga dan kegiatan kesenian.
  • Peserta aksi diimbau menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak mudah terprovokasi.
  • Masyarakat yang melintas diimbau mengikuti informasi lalu lintas terkini serta arahan petugas.
  • Seluruh tindakan petugas dilakukan sesuai kewenangan dan standar operasional prosedur.
  • Juru bicara yaitu Ajun Komisaris Besar Onkoseno Grandiarso Sukahar dari Kasubbid Penmas Bidang Hummas Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Raya.
Tagar Terkait
#jakarta#dpr#polisi#lalu lintas#demo#buruh
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya