Beranda Jumat, 9 Oktober 2026

!online

Bisnis Negatif

Perpres Ojol Berlaku, Driver Keluhkan Skema Bagi Hasil 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026, 23:09 WIB Sumber: Liputan6 Dibaca 7 kali
Ukuran:

Penerbitan Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang pelindungan ekosistem transportasi berbasis platform digital dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan pengemudi ojek online. Para pengemudi mengeluhkan skema bagi hasil maksimal 8 persen yang dianggap tidak banyak mengubah pendapatan, bahkan beberapa di antaranya lebih memilih aturan sebelumnya karena pendapatan per perjalanan terasa lebih besar.

Poin-Poin Utama

  • Perpres Nomor 27 Tahun 2026 mengatur pelindungan ekosistem transportasi berbasis platform digital.
  • Perpres tersebut menetapkan skema bagi hasil maksimal 8 persen untuk pengemudi ojol.
  • Ahmad (45) menilai skema baru belum memberikan perbedaan signifikan terhadap pendapatannya.
  • Tarif perjalanan yang sebelumnya sekitar Rp15.000 kini menjadi sekitar Rp13.000.
  • Setelah dipotong 8 persen, pengemudi menilai nilai yang diterima tidak jauh berbeda.
  • Sebelum Perpres berlaku, pengemudi dengan lebih dari 10 perjalanan dikenai potongan Rp20.000 per hari.
  • Potongan Rp20.000 per hari kini ditiadakan dalam skema yang baru.
  • Abede Waki (30) mengaku lebih nyaman dengan aturan sebelumnya karena pendapatan per perjalanan lebih besar.
  • Pendapatan per perjalanan sebelumnya sekitar Rp10.400 hingga Rp10.500.
  • Rata-rata pendapatan per perjalanan dalam skema baru sekitar Rp10.200.
  • Dalam aturan sebelumnya, potongan Rp20.000 diterapkan sekaligus setelah mencapai 20 perjalanan.
  • Dalam skema baru, potongan terasa pada setiap perjalanan.
  • Abede mencontohkan perjalanan sekitar 3 kilometer dengan tarif Rp12.000 menghasilkan pendapatan sekitar Rp10.200 hingga Rp10.300.
  • Abede berharap pemerintah menyusun regulasi tarif yang lebih menguntungkan pengemudi.
  • Penolakan order dapat mempengaruhi akses pengemudi terhadap fitur tarif hemat.
Tagar Terkait
#transportasi#ojol#perpres#pengemudi#skema bagi hasil
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya

Sastra Positif

Percakapan Petani Kopi

Kompas • 9 Okt, 16:12 WIB • Dibaca 10 kali

temurun untuk membiayai pendidikan anak dan kebutuhan keluarga lainnya. Kopi menjadi sumber penghidupan utama bagi masyarakat setempat dengan prinsip tidak...

#hgu#cerpen#kompas