Beranda Jumat, 9 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Pemerintah Godok Perpres Pengalihan Saham Whoosh ke Kemenkeu demi Keberlanjutan Proyek

Jumat, 9 Oktober 2026, 15:07 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 9 kali
Ukuran:

Bandung serta menjaga kesehatan fiskal negara. Dalam skema yang disiapkan, Kemenkeu akan mengambil alih kepemilikan mayoritas sebesar 60% saham pada KCIC, sementara 40% sisanya tetap di tangan konsorsium asal Tiongkok. Pengelolaan Whoosh akan dikoordinasikan melalui unit Special Mission Vehicle di bawah Kemenkeu sehingga tidak menjadi beban langsung bagi APBN.

Poin-Poin Utama

  • Pemerintah siapkan Perpres untuk pengalihan saham PSBI kepada Kemenkeu.
  • Tujuan pengalihan pastikan operasional Whoosh tetap optimal.
  • Pengalihan saham juga jaga kesehatan fiskal negara.
  • Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu Evita Manthovani umumkan rencana ini.
  • Perpres disusun secara lintas instansi dengan BP BUMN dan BPI Danantara.
  • Aturan baru pastikan penyelesaian aspek finansial Whoosh tanpa turunkan kualitas layanan.
  • Prinsip pertama pengalihan jamin Whoosh beroperasi prima.
  • Prinsip kedua pengalihan pastikan pengelolaan beban keuangan terukur.
  • Kemenkeu ambil alih kepemilikan mayoritas sebesar 60% saham KCIC.
  • Porsi 60% sebelumnya dipegang konsorsium BUMN melalui PSBI.
  • Sisa 40% saham tetap di tangan Beijing Yawan HSR Co. Ltd.
  • Pengelolaan Whoosh kedepankan prinsip prudent, efektif, terintegrasi, dan akuntabel.
  • Pengelolaan Whoosh kedepankan prinsip prudent, efektif, terintegrasi, dan akuntabel.
  • Pengelolaan Whoosh koordinasi melalui unit Special Mission Vehicle di Kemenkeu.
  • Langkah ini diproyeksikan tidak menjadi beban langsung bagi APBN.
Tagar Terkait
#danantara#bumn#whoosh#kemenkeu#kcic#kereta cepat jakarta-bandung#perpres#psbi#pengalihan saham
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya