Beranda Minggu, 11 Oktober 2026

!online

Daerah Netral

Dari Karhutla hingga Pengolahan Sampah, Kalteng Dorong Penanganan dan Pembangunan Berkelanjutan

Minggu, 11 Oktober 2026, 08:11 WIB Sumber: Republika Dibaca 12 kali
Ukuran:

Kotawaringin Lama, Kotawaringin Barat, dengan menginstruksikan pengerahan alat berat untuk membuat kanal pemadam. Berdasarkan data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 8 Oktober 2026, tercatat 5.937 kejadian kebakaran dengan luas lahan terbakar mencapai 17.530,18 hektare. Selain penanganan karhutla, pemerintah provinsi juga mendorong penyelesaian fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif dan mendukung transformasi digital pelayanan pertanahan melalui IPPAT.

Poin-Poin Utama

  • DPRD Kalimantan Tengah mendorong penyelesaian pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis RDF.
  • Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turun langsung membantu penanganan karhutla di ruas jalan lintas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama pada Kamis, 8 Oktober 2026.
  • Agustiar menginstruksikan pengerahan alat berat untuk membuat kanal atau saluran air di sekitar lokasi kebakaran.
  • Pemda Kotawaringin Barat menyampaikan kebutuhan tambahan peralatan berupa drone thermal, masker KN95, sepeda motor roda tiga, dan kacamata pelindung.
  • Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalimantan Tengah mencatat 5.937 kejadian kebakaran per 8 Oktober 2026.
  • Total luas lahan terbakar di Kalimantan Tengah mencapai 17.530,18 hektare per 8 Oktober 2026.
  • Di Kabupaten Kotawaringin Barat terdapat 377 kejadian kebakaran dengan luas lahan terbakar 2.558,72 hektare.
  • Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menghadiri peringatan HUT ke-39 IPPAT pada 9 Oktober 2026.
  • Seminar IPPAT membahas implementasi Sistem Mitra BPN dalam era digitalisasi pelayanan pertanahan.
  • Pemprov Kalimantan Tengah mendukung pelaksanaan Reforma Agraria melalui Gugus Tugas Reforma Agraria.
Tagar Terkait
#karhutla#kebakaran hutan#reforma agraria#kalimantan tengah#digitalisasi#bpn#pembangunan berkelanjutan#pengolahan sampah#refuse derived fuel#ippat
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya