Seskab Teddy: 60.000 Personel Gabungan Dikerahkan Padamkan Karhutla di Kalteng dan Sumsel
Lebih dari 60.000 personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan dengan fokus utama di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. Operasi darat yang didukung pesawat water bombing mencatat tingkat keberhasilan rata-rata di atas 80 persen, sementara seluas 639 hektare lahan masih terbakar di enam provinsi. Presiden Prabowo meminta upaya penanganan terus diperkuat dan seluruh sumber daya dikerahkan secara optimal untuk mempercepat pemadaman.
Poin-Poin Utama
- Lebih dari 60.000 personel gabungan dikerahkan untuk operasi darat pemadaman karhutla.
- Total personel yang dikerahkan sebanyak 60.177 orang.
- Personel gabungan terdiri dari pemadam kebakaran, TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, dinas kehutanan daerah, dan relator.
- Fokus penanganan karhutla tertuju pada Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.
- Rapat terbatas membahas penanganan karhutla dilaksanakan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta.
- Rapat terbatas dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
- Tingkat keberhasilan operasi pemadaman di darat rata-rata di atas 80 persen setiap harinya.
- Pemadaman dari udara dilakukan melalui water bombing menggunakan helikopter dan pesawat.
- Lahan yang masih terbakar tersebar di enam provinsi seluas total 639 hektare.
- Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan lebih baik.
- Operasi Modifikasi Cuaca tetap dioptimalkan untuk memanfaatkan pertumbuhan awan hujan.
- Awal musim hujan diperkirakan mulai merata pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026.
- Presiden Prabowo meminta penanganan karhutla terus diperkuat dengan seluruh sumber daya.
- Menko Polhukam Dudung Abdurachman hadir dalam rapat terbatas tersebut.
- Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto ikut hadir dalam rapat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.