Beranda Kamis, 1 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Rupiah Melemah Nyaris 18 Ribu, Pasar Pantau Data Tenaga Kerja AS

Kamis, 1 Oktober 2026, 12:10 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 2 kali
Ukuran:

Rupiah melemah ke level 17.915 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, dipengaruhi oleh data ketenagakerjaan AS yang menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja sehingga permintaan dolar meningkat. Meskipun indeks inflasi PCE AS tercatat lebih rendah dari ekspektasi, Bank Indonesia memberikan sentimen positif melalui pernyataan dukungan stabilitas nilai tukar. Pelaku pasar menantikan rilis data neraca perdagangan dan inflasi September 2026, dengan proyeksi surplus neraca perdagangan naik dan inflasi headline diperkirakan naik menjadi 3,35 persen.

Poin-Poin Utama

  • Rupiah melemah 21 poin atau 0,12 persen ke level 17.915 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis (1/10) pagi.
  • Posisi penutupan sebelumnya berada di level 17.894 per dolar AS.
  • Data ADP Employment Change AS untuk September 2026 meningkat menjadi 90 ribu dari 38 ribu pada bulan sebelumnya.
  • PCE Price Index tercatat 3,4 persen yoy pada Agustus 2026, lebih rendah dari ekspektasi 3,7 persen yoy.
  • Core PCE Price Index stabil di 3,0 persen yoy pada Agustus 2026, di bawah konsensus 3,3 persen yoy.
  • Bank Indonesia mengambil langkah tegas dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
  • Proyeksi surplus neraca perdagangan naik dari US$0,12 miliar pada Juli 2026 menjadi US$0,93 miliar pada Agustus 2026.
  • Inflasi headline September 2026 diperkirakan naik menjadi 3,35 persen yoy dari 3,19 persen pada bulan sebelumnya.
  • Kenaikan inflasi didorong oleh komponen bergejolak dan harga yang diatur pemerintah.
  • Rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran 17.825 hingga 17.925 per dolar AS.
  • Badan Pusat Statistik akan merilis data neraca perdagangan Agustus 2026.
  • Badan Pusat Statistik juga akan merilis data inflasi September 2026.
Tagar Terkait
#bank indonesia#inflasi#rupiah#dolar as#nilai tukar rupiah
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya