Rupiah Masih Tak Berdaya di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.917 per Dolar AS
Rupiah ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (5/10/2026), turun 35 poin atau sekitar 0,20% ke level Rp17.917 per dolar AS, sesuai dengan data JISDOR BI yang juga mencatat penurunan ke posisi Rp17.917 per USD dari sesi sebelumnya Rp17.898. Sentimen eksternal berasal dari konflik Yaman, di mana pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan didukung Arab Saudi mengumumkan operasi militer besar-besaran sebagai respons atas serangan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) Houthi ke fasilitas Saudi Aramco, yang memicu kekhawatiran mengenai produksi minyak di kawasan tersebut.
Poin-Poin Utama
- Rupiah ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (5/10/2026).
- Rupiah turun 35 poin atau sekitar 0,20% ke level Rp17.917 per dolar AS.
- Data JISDOR BI mencatat kurs rupiah di posisi Rp17.917 per USD dari sesi sebelumnya Rp17.898.
- Analis pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyampaikan analisis mengenai faktor eksternal.
- Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan didukung Arab Saudi mengumumkan operasi militer besar-besaran.
- Kelompok Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan rudal balistik dan pesawat nirawak ke fasilitas Saudi Aramco.
- Serangan tersebut mengenai fasilitas di Riyadh dan wilayah Khurais.
- Serangan Houthi merupakan tanggapan atas serangan udara dan rudal yang dipimpin Saudi di Yaman.
- Arab Saudi belum mengonfirmasi serangan tersebut.
- Serangan tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai produksi minyak di negara pengekspor utama kawasan.
- Kelompok Houthi mengklaim serangan tersebut menyebabkan kebakaran hebat.
- Klaim tersebut merupakan tanggapan atas sekitar 50 serangan udara dan rudal yang dipimpin Saudi di Yaman dalam 12 jam terakhir.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.